Menghilangkan Kebiasaan Belanja Impulsif

Menghilangkan Kebiasaan Belanja Impulsif

Cara Efektif Menghilangkan Kebiasaan Belanja Impulsif, Patut Dicoba!

Menghilangkan Kebiasaan Belanja Impulsif – Salah satu customer yang usianya 26 tahun pernah bercerita kepada saya. Dia saat ini bekerja di sebuah perusahaan swasta dan memiliki kebiasaan belanja yang impulsif. Meskipun suka berbelanja, dia tetap bisa mengatur keuangannya untuk membayar tagihan setiap bulan secara rutin.

Belanja secara impulsif merupakan kebiasaan yang kerap dilakukan oleh sebagian orang karena faktor tertentu. Umumnya, kebiasaan ini dilakukan karena seseorang menyadari status sosial mereka dan sangat memperhatikan penampilan serta image yang dimiliki.

Selain itu, perilaku ini juga bisa didorong akibat kontrol emosi yang kurang stabil. Nah, untuk menghilangkan kebiasaan belanja impulsif, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

Jika ingin berbelanja, buatlah daftar kebutuhan yang perlu dibeli

Dilansir oleh onlinetradingsouthafrica.com ketika berada di tempat berbelanja seperti mal atau supermarket, kamu mungkin bisa jadi lupa diri. Akibatnya, ada saja alasan yang tiba-tiba muncul di dalam kepalamu untuk membeli suatu barang. Padahal, belum tentu kamu benar-benar membutuhkannya.

Maka dari itu, cobalah untuk membuat daftar kebutuhan saat berbelanja dan pastikan bahwa kamu menaati daftar tersebut! Dengan menerapkan hal ini, kebiasaan impulsif dalam berbelanja bisa lebih mudah dihindari.

Jangan berbelanja saat sedang emosi

Beberapa orang menganggap jika belanja dapat memberikan perasaan senang dan mengusir rasa gundah dalam hati. Kenyataannya, kebiasaan ini bisa membuatmu lebih mudah membeli barang secara impulsif. Umumnya, hal ini terjadi karena kamu merasa belanja adalah salah satu cara untuk melepaskan segala emosi yang sedang dihadapi.

Kamu menganggap jika berbelanja adalah sebuah kegiatan yang dapat menyelesaikan masalah. Padahal, berbelanja secara impulsif justru bisa saja mendatangkan masalah baru, yakni masalah finansial atau keuangan.

Bijak Dalam Mengatur Keuangan

Buat sistem budget untuk dana pengeluaran setiap bulannya

Ketika menentukan besaran pengeluaran untuk tiap-tiap kebutuhan, pikirkanlah mana hal yang paling prioritas! Dengan begitu, kamu bisa lebih bijak dalam mengatur keuangan.

Hindari penggunaan kartu kredit atau debit

Kartu debit maupun kredit memang mempermudah belanja. Sayangnya, kebiasaan ini bisa meningkatkan potensi belanja secara impulsif. Ini karena kamu tak bisa benar-benar melihat bentuk fisik dari uang yang akan dikeluarkan nantinya untuk membeli sebuah barang.

Hal tersebut akan berbeda jika kamu mengambil uang terlebih dahulu di ATM sebelum berbelanja. Kamu akan melihat sisa saldo dan bentuk fisik uang yang digunakan. Hal ini tentunya dapat membantumu untuk berpikir kembali ketika ingin menghabiskannya.

Kurangi keinginan untuk pergi ke mal

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi intensitas pergi ke luar rumah, termasuk ke mal. Meski sulit, hal ini bukan berarti tak mungkin. Kamu bisa mencobanya secara perlahan dengan mengatur pemikiran bahwa pergi ke mal bukan berarti kamu harus membeli sesuatu.

Jika hal tersebut masih belum membantu, pikirkan juga bagaimana bahwa kamu akan kehilangan sejumlah uang seharga dengan barang yang hendak dibeli. Bayangkan jika uang tersebut telah kamu kumpulkan secara susah payah dalam waktu yang lama!

Jadi, alih-alih membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak kamu butuhkan, kamu bisa membelikannya untuk hal lain yang masuk ke dalam daftar prioritasmu.

Itu dia beberapa cara yang efektif untuk menghilangkan kebiasaan berbelanja secara impulsif. Meski berat dan sulit untuk dilakukan, setidaknya kamu bisa mencobanya. Semangat!