Oleh-Oleh khas dari Papua

Oleh-Oleh khas dari Papua

Oleh-Oleh khas dari Papua

Oleh-Oleh khas dari Papua – Setelah pulang dari berlibur, jangan sampai Anda pulang dengan tangan kosong. Di Papua, banyak menyediakan oleh-oleh yang khas dan cocok untuk Anda bawa pulang setelah berkunjung ke Papua.

Tidak hanya itu saja, oleh-oleh dari Papua juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda pernah ke Papua. Mulai dari pakaian, aksesori, hingga makanan bisa Anda jadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Sate Ulat Sagu

Bagi Anda pencinta kuliner ekstrim, sate ulat sagu adalah makanan yang jangan sampai Anda lewatkan. Meskipun sedikit aneh dan menjijikkan, tetapi bagi masyarakat Papua, memakan ulat sagu adalah hal yang lumrah. Bahkan ada yang memakannya langsung tanpa dimasak terlebih dahulu.

Sate ulat sagu juga dikenal dengan nama “Koo”. Perlu Anda ketahui, bahwa ulat sagu memiliki kadar kalori yang rendah dan dapat memberikan energi bagi tubuh Anda. Anda bisa mendapatkan sate ulat sagu di sekitar Wamena dengan harga Rp 25.000.

Sarang Semut

Sarang semut bukanlah sarang yang dibuat oleh serangga kecil yang tinggal di bawah tanah, tetapi tanaman berkhasiat yang tumbuh di tanah Papua. Tanaman yang memiliki nama latin mymecodia ini dinamakan tanaman sarang semut karena tanaman ini sering dikerumuni oleh semut.

Tanaman herbal ini adalah tanaman yang ajaib, karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit mematikan, seperti tumor, TBC, wasir, lupus dan lainnya. Anda bisa mendapatkan sarang semut dalam bentuk kering dengan harga Rp Rp 200.000 atau Anda juga bisa mendapatkannya dalam bentuk bubuk dengan harga Rp 150.000. Pembelian dapat dilakukan di toko obat di Papua.

Aunu Senebre

Aunu senebre adalah makanan tradisional dari Papua yang sangat populer. Bahkan, makanan ini telah menjadi salah satu nominator anugerah pesona Indonesia pada tahun 2017, dalam katergori makanan tradisional terpopuler.

Makanan ini terbuat dari bahan ikan teri dan nasi yang digoreng, kemudian dicampur dengan daun talas dan kelapa, terakhir dikukus. Rasa yang ditawarkan sangat gurih dan lezat. Jika Anda penasaran dengan rasanya, Anda bisa mendapatkannya di rumah makan di sekitar Papua dengan harga mulai dari Rp 25.000.

Udang Selingkuh

Kuliner unik lainnya yang berasal dari Papua adalah undang selingkuh. Dari namanya saja, makanan ini sudah sangat menarik perhatian. Kuliner ini terbuat dari udang yang memiliki capit yang besar seperti kepiting. Dinamakan udang selingkuh karena capitnya yang besar diyakini karena perselingkuhan antara udang dan kepiting.

Udang ini biasanya ditangkap di Goa Togece Kampung Parema, Distrik Wasaput, Wamena. Keunggulan dari udang selingkuh adalah memiliki daging yang lebih lembut dan rasa yang lebih manis. Jika Anda penasaran dengan rasa udang selingkuh, Anda bisa mendapatkannya di pasar Wamena. Udang selingkuh disajikan dengan nasi dan sayu bunga pepaya ditambah dengan sambal colo-colo. Harga yang ditawarkan dari kuliner ini adalah Rp 100.000.